Newstalk

Dapatkan informasi terkini seputar Anda disini, baik tentang kisah inspiratif, dan informasi teruptade. Semuanya kami sajikan secara cepat dan akurat.

Education

Ingin tahu tentang perkembangan dunia pendidikan dan iformasi tentang beasiswa? Atau butuh informasi seputar pendidikan paling update? Dapatkan semuanya hanya di rubrik ini.

Family and Parenting

Dalam rubrik ini anda akan menemukan beragam artikel menarik seputar keluarga, tips mengasuh anak, hubungan anak dan ibu, hubungan keluarga, dan informasi lainnya.

Fashion and Beauty

Dalam rubik ini kami akan menampilkan beberapa artikel mengenai trend fashion, tips kecantikan, yang akan menginspirasi Anda.

Lifestyle

Beragam artikel mengenai gaya hidup, infotainment, hobby, karier, serta info travelling bisa Anda dapatkan disini.

Health

Dapatkan informasi bermanfaat seputar kesehatan, informasi kesehatan, pendidikan kesehatan, dan informasi penting lainnya.

Tips

Dapatkan informasi bermanfaat seputar tips kesehatan, pendidikan, keluarga, relationship, dan seputar tips lainnya yang akan sungguh bermanfaat bagi anda.

Showing posts with label info pendidikan. Show all posts
Showing posts with label info pendidikan. Show all posts

Wednesday, 24 April 2013

300 Beasiswa Pemerintah Perancis, Siapa Mau?


Pemerintah Perancis, melalui Institut Francais Indonesia (IFI) menawarkan 300 beasiswa untuk tahun ajaran 2013. Kandidat yang terpilih akan mendapatkan beasiswa penuh Bourses du Gouvernement Français (BGF) atau beasiswa pemerintah Perancis untuk jenjang S-2 dan S-3.

Beasiswa ini didanai bersama dengan beberapa kementerian di Indonesia, perusahaan Perancis di Indonesia dan sejumlah yayasan swasta. BGF akan menanggung biaya kuliah di salah satu universitas negeri, biaya visa dan fasilitas jaminan sosial. Sementara itu, beasiswa dari pemerintah Indonesia mencakup biaya hidup dan tiket pesawat pp.

Untuk program S-2, studi dapat ditempuh melalui dua pilihan skema. Skema pertama yaitu setahun ditempuh di Indonesia sambil kursus bahasa Perancis lalu setahun terakhir dirampungkan di Perancis. Skema kedua menawarkan studi penuh 2 tahun di Perancis. Sementara itu, untuk program S-3, skema studi ditentukan berdasarkan subjek disertasi dan dosen pembimbingnya.

Berminat? Tentu saja kandidat yang berminat melanjutkan studi di perancis harus menunjukkan kemampuan bahasa Perancis dengan lulus tes DELF B2. Kandidat yang berminat pada bidang sains harus lulus tes DELF B1.

Namun kandidat yang terpilih tetap akan dibekali kelas intensif bahasa Perancis. Kelas akan digelar pada bulan April sampai dengan September di pusat pelatihan IFI di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya dan Medan.

Tenggat pendaftaran dan kuota beasiswa bergantung pada mitra BGF. Jadi, kejar informasinya di laman resmi Campus France atau di masing-masing laman resmi mitra BGF di antaranya:

1. DIKTI : 60 beasiswa ditujukan untuk para dosen atau calon dosen.
2. DIKNAS - Beasiswa Unggulan: 100 beasiswa untuk mahasiswa Indonesia. Daftarkan diri dengan mengirimkan berkas pendaftaran ke bagian hubungan internasional masing-masing perguruan tinggi.
3. Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas): 5 beasiswa untuk mahasiswa Indonesia yang ingin melanjutkan S-2
4. Kementerian Kelautan dan Perikanan - Program INDESO: 10 beasiswa untuk pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan.
5. Kementerian Agama
6. Kementerian Perhubungan
7. Pemerintah Provinsi Papua: 5 beasiswa untuk mahasiswa asal Papua.
8. Total: 2 beasiswa untuk mahasiswa Indonesia.
9. GDF Suez: 1 beasiswa untuk pendidikan master di Perancis dalam kurun waktu 16 bulan.
10. Djarum Foundation.

(sumber kompas / foto Ist)

Wednesday, 10 April 2013

Siap-siap Raih Beasiswa Endeavour Awards 2014


Pemerintah Australia akan segera membuka pendaftaran program beasiswa Endeavour Awards untuk tahun ajaran 2014. Setiap tahunnya, pendaftaran akan dibuka per 1 April dan akan ditutup pada 30 Juni.

Beasiswa ini menyediakan dukungan dana bagi para kandidat untuk meraih gelar master atau doktor di Australia. Beasiswa Endeavour Awards terdiri dari Endeavour Postgraduate Awards, Endeavour Research Fellowships, Endeavour Executive Awards, dan Endeavour Vocational Education and Training Awards.

Sebanyak 20 penerima beasiswa doktoral Endeavour Awards bahkan berkesempatan menerima penawaran The Prime Minister’s Australia Asia Incoming Postgraduate Award.

Kandidat yang ingin mendaftarkan diri untuk meraih beasiswa ini perlu untuk melakukan registrasi online melalui link Endeavour Application System. Pasalnya, pendaftaran nantinya akan dilakukan pula secara online.

Jika Anda berminat, maka kumpulkan informasi sebanyak-banyaknya meski pendaftarannya belum dibuka. Informasi resmi bisa dilihat di laman resmi penawaran beasiswa atau laman resmi Kedutaan Besar Australia untuk Republik Indonesia.

(sumber kompas / foto Ist)

Ikut Kalbe Junior Scientist Award 2013 Yuk!


Satu lagi kesempatan untuk anak-anak sekolah dasar (SD) kelas IV sampai dengan VI menguji kemampuan dalam bidang sains. Pasalnya, Perusahaan farmasi PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) kembali menghelat Kalbe Junior Scientist Award (KJSA) 2013 mulai Selasa (9/4/2013).

Menurut Ketua Harian Kalbe Science 2013 Andreas S. Santoso dalam keterangannya hari ini, kegiatan itu ditutup pada 22 Juni 2013. Karya sains sederhana yang boleh didaftarkan terbatas pada bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Terpadu, Teknologi Terapan, dan Matematika.

Nantinya, sebanyak 18 finalis akan diundang ke Jakarta mempresentasikan hasil karya di depan dewan juri. Selanjutnya, dipilih sembilan pemenang. Nantinya, karya-karya para pemenang akan dipamerkan pada acara Kalbe Junior Science Fair pada September 2013.

Pihak panitia mengatakan para calon peserta bisa mengakses informasi mengenai KJSA 2013 di laman www.kalbescienceawards.com. Pada perhelatan KJSA 2012, nuansa antariksa lebih mengemuka. Sementara, kini, kesan kelautan dan maritim memberi warna.

(sumber kompas / foto Ist)

Monday, 25 March 2013

Usaid Sediakan 31 Beasiswa ke Amerika


Agensi Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) menyediakan 31 beasiswa bagi sarjana warga Indonesia untuk melanjutkan studi ke strata dua di Negeri Paman Sam pada 2013.

Petugas rekrutmen USAID, Wahono Kolopaking, di Palu, Kamis, mengatakan, penawaran beasiswa program doktoral (S2) itu diperuntukkan bagi 31 orang, dan pendaftarannya ditutup pada 12 April 2013.

"Kalaupun waktunya terlalu mepet, masih akan ada gelombang selanjutnya pada akhir tahun ini," kata Wahono Kolopaking, di Palu, Kamis (21/3/2013).

Dia mengatakan program beasiswa itu diperuntukkan bagi lulusan sarjana S1 tanpa mengenal usia. Bidang studi yang ditawarkan antara lain pendidikan, ekonomi, kesehatan, lingkungan, serta tata kelola pemerintahan.

Wahono menyebutkan persyaratan lainnya adalah sudah bekerja selama dua tahun dan memiliki surat rekomendasi dari tempat bekerja serta perguruan tinggi asal pelamar. Selain itu, pelamar harus memiliki indeks prestasi kumulatif minimal 2,75 dari skala 4,00 dan kemampuan bahasa Inggris TOEFL 450.

Setelah pelamar dinyatakan lolos seleksi, selanjutnya akan menjalani pelatihan di Jakarta beberapa bulan untuk penguatan kemampuan berbahasa Inggris dan pengenalan dasar kehidupan di Amerika Serikat.
USAID menanggung seluruh biaya selama pelatihan hingga sekolah di Amerika, termasuk pemberian uang saku selama proses perkuliahan. "Yang ditanggung peserta hanya pembuatan paspor saja," katanya.

Wahano juga mengatakan USAID membantu mencarikan perguruan tinggi yang cocok di Amerika sesuai bidang studi yang dipilih pelamar. Selain itu, katanya, para pelamar diutamakan dari kaum hawa karena selama ini jarang terdapat pelamar dari kaum wanita. "Kita harap dari Sulawesi Tengah ada yang lolos tahun ini," kata Wahono.

semoga bermanfaat!!!

(sumber kompas / foto Ist)

Kewalahan Hadapi Anak Malas Belajar? Intip Tipsnya...


Anda termasuk orangtua yang kewalahan menghadapi anak yang malas belajar? Orangtua tentu bakal khawatir jika sang buah hati terlihat tak semangat belajar, bahkan sampai memengaruhi hasil studinya di sekolah.

Untuk mengatasi hal seperti ini, orangtua harus mengamati penyebab utama anak kehilangan semangat untuk belajar. Psikolog LPT UI, Wita Mulyani, mengatakan bahwa orangtua kerap tidak sabar saat menghadapi anak yang enggan belajar sehingga kadang bersikap keras dan mulai dengan nada mengancam agar anak mau menurut. Padahal, langkah tersebut sama sekali tidak efektif dan justru membuat anak makin tak bersemangat untuk belajar.

"Dilihat dulu alasannya apa yang buat anak malas belajar. Ada gangguankah? Atau terlalu lelah setelah sekolah dan kursus?" ujar Wita saat diskusi tentang Pendidikan STEM di FX Lifestyle Center, Jakarta, Kamis (21/3/2013).

Apabila anak memang lelah, beri waktu untuk mereka beristirahat terlebih dahulu. Saat anak sudah mulai segar dan bisa beraktivitas kembali, ciptakan suasana yang mendukung untuk belajar dan siapkan alat yang mampu menarik minatnya.

"Buat anak senyaman mungkin. Dan kalau ada yang mengalihkan perhatiannya, maka dari awal siapkan alat yang mampu menarik minatnya untuk belajar," ujar Wita.

"Misalkan belajar Matematika. Jangan hanya sekadar teori tiga kali empat sama dengan 12, tapi pakai alat peraga atau permainan sehingga anak tidak bosan dan paham konsep dasar bukan sekadar hafalan," imbuhnya.

Tentu saja, durasi belajar juga harus diperhatikan. Terlalu lama belajar tentu akan membuat anak menjadi bosan dan apa yang sedang dipelajari tidak akan terserap optimal. Untuk itu, waktu belajar di rumah sebaiknya tidak terlalu lama karena sebelumnya anak sudah sibuk di sekolah.

"Durasi waktu di rumah jangan terlalu panjang. Misal 15 menit dulu untuk mengerjakan soal. Jadi, anak tidak bosan dan kehilangan minat," tandasnya.

(sumber kompas / foto Ist)

Tuesday, 19 March 2013

Pendaftaran Seleksi Tulis Masuk PTN Dibuka 13 Mei


Apabila Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun ini hanya diperuntukkan bagi lulusan 2013, maka lulusan SMA/SMK/MA tahun 2012 atau 2011 yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi tidak perlu khawatir. Pasalnya, kesempatan tetap terbuka melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

Ketua Umum Panitia SBMPTN 2013, Akhmaloka, mengatakan bahwa jalur yang diluncurkan pada Jumat (15/3/2013) ini berbasis seleksi hasil ujian tertulis dan terbuka bagi siswa yang lulus UN pada tahun 2011 dan 2012 serta bagi siswa yang tak berhasil memperoleh kursi di PTN melalui SNMPTN. Pendaftaran untuk SBMPTN baru akan dibuka pada 13 Mei mendatang dan ditutup pada 7 Juni. Sementara itu, ujian seleksi ini sendiri akan diselenggarakan selama dua hari, yaitu pada 18-19 Juni.

"Sistem ini kami buka untuk memfasilitasi siswa yang tak lolos SNMPTN tahun lalu atau tahun ini dan juga siswa yang ingin pindah kampus," kata Akhmaloka saat peluncuran SBMPTN di Kemdikbud, Jakarta, Jumat (15/3/2013).

Pria yang juga menjabat sebagai Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) ini menjelaskan bahwa berbeda dengan tahun 2012, peserta ujian tertulis kali ini dapat memilih tiga program studi dengan tiga kelompok ujian yang disediakan. Jika pada tahun lalu tiga kelompok tersebut adalah IPA, IPS, dan IPC, maka kali ini terdiri dari kelompok Sains-Teknologi, kelompok Sosial-Humaniora, dan kelompok campuran.

"Sekarang untuk semua kelompok boleh memilih tiga prodi yang diminatinya," ungkap Akhmaloka.

Untuk SBMPTN sendiri, peserta yang mengikutinya akan dikenai biaya berdasarkan dengan kelompok ujian yang dipilihnya. Pada tahun ini, panitia mematok sebesar Rp 175.000 untuk kelompok sains-teknologi dan kelompok sosial-humaniora, sementara untuk kelompok campuran dibanderol lebih mahal dengan biaya sebesar Rp 200.000.

(Sumber kompas / foto Ist)

Saturday, 12 January 2013

Meningkatkan Prestasi Anak



Terkadang sebagian orang berangapan sarapan pagi adalah hal yang sepele. Namun ternyata sarapan pagi ternyata dapatmeningkatkan prestasi seseorang, terutama anak sekolah.
Menurut para ahli, sarapan selain memberikan asupan energy seseorang untuk beraktivitas, sarapan juga dapat meningkatkan focus seseorang terhadapsesuatu. 

“Untuk itu sarapan sangat penting, terutama sarapan yang bergizi. Jika kita ingn anak kita berprestasi biasakan mereka untuk sarapan pagi dengan menu yang bergizi,” ujar Ketua Umum PDGMI, Dr. RachmiUntoro, MPH di acara Deklarasi Pekan Sarapan Nasional & Simposium Nasional SarapanSehat di Jakarta beberapa waktu lalu.

Ungkapan dari Dr. Rachmi Untoro dikuatkan dengan penelitian yang dilakukan oleh Cueto S dan Chinen M tahun 2008. Dalam penelitian tersebut terungkap bahwa anak yang sering melakukan sarapan pagi terbukti dapat meraih skor memori, tes penyelesaian masalah, dan prestasi belajar tertinggi.

Selain itu sarapan juga terbukti dapat mengaturfungsi otak dengan tiga mekanisme biologis, yaitu memberikan energi (glukosa) dan zat gizi pada sistem saraf pusat, memberikan zat gizi penting bagi tubuh, serta mengatur efisiensi kemampuan berpikir.

Tak hanya itu, sarapan juga terbukti dapat mencegahkegemukan. Berdasarkan penelitian Haug E pada pada tahun 2009 terhadap 200 ribu anak sekolah usia 11-15 tahun, terdapat beberapa persen anak yang melewatkan sarapan pagi memiliki berat badan yang berlebih. 

(Ary.p / foto Ist)

Thursday, 29 November 2012

12 Kiat Atasi Rengekan Si Kakak


Si kakak kok masih merengek seperti batita? Menurut Herlita Jayadianti, SIP, dari SD Tumbuh, Jogja Educational Spirit, Yogyakarta, ada 12 hal yang bisa orangtua lakukan untuk mengatasi rengekan si usia prasekolah.

1. Lakukan introspeksi.
Orangtua merenungkan kembali apa saja yang sudah dilakukannya dalam mendampingi anak mengenal dunianya, sudah tepatkah atau ada yang kurang. Ingat, orangtua adalah contoh/teladan yang paling dekat dengan anak.

2. Luangkan waktu bersama anak.
Sebenarnya, bukan lamanya waktu bersama tapi lebih pada kualitas perhatian yang Anda berikan. Meski hanya sebentar tapi bila tulus, itu lebih baik daripada lama tapi berkesan dipaksakan. Kalaupun Anda benar-benar capek dan butuh istirahat sebentar, baiknya katakan terus terang pada anak, "Sayang, Mama capek sekali. Mama istirahat sebentar ya, nanti malam kita main sama-sama." Namun ingat, janji harus ditepati. Sekali saja ingkar, anak akan sulit lagi percaya dengan Anda.

3. Beri pengertian.
Posisikan anak sebagai rekan yang bisa diajak berdiskusi. Gunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami anak. Saat berdiskusi, tanyakan pula harapan anak. Kalau perlu buat kesepakatan bersama.Misal, "Mama boleh bekerja, tapi pada hari libur, waktu Mama khusus diberikan untuk Kakak." Dengan demikian anak tetap merasa disayang dan dihargai.

4. Ajarkan anak mengungkapkan perasaan secara positif.
Latih keterampila anak dalam berbicara, sehingga pada akhirnya anak bisa mengungkapkan apa yang dirasakannya dengan lebih baik. Meski anak belum paham mengungkapkan perasaan, sebaiknya tetap dilakukan. Melati anak mengungkapkan perasaan sejak dini akan membantu anak untuk lebih asertif nantinya.

5. Ajak anak bicara atau diskusi.

Ajak anak bicara ketika rengekan/tangisannya sudah reda atau sedang santai. Kala berbicara atau diskusi, gunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami. Ungkapkan apa yang menjadi keinginan Anda. Misal, "Kalau Kakak mau sesuatu, harus bilang ya, tidak dengan cara merengek. Nah, Kakak maunya apa? Ayo, ngomong sama Mama. Kalau Kakak nangis, bagaimana Mama bisa tahu."

6. Ajari anak untuk menahan keinginan.
Anak harus tahu, tidak semua keinginannya bisa terpenuhi. Anda sebaiknya berterus terang, kenapa tidak bisa memenuhi keinginannya.

7. Beri perhatian pada setiap perilaku baik yang ditunjukkan anak.

Pujilah ketika ia tidak rewel atau saat ia bicara baik-baik dan ungkapkan bahwa Anda senang. Dengan begitu anak jadi tahu bahwa perilakunya yang baik disenangi orang di sekitarnya. Ia pun tahu, untuk mendapatkan perhatian bisa dilakukan dengan cara lain yang lebih baik, tidak dengan merengek.

8. Abaikan perilaku buruk anak.
Mengabaikan anak yang sedang menangis/rewel juga diperlukan. Di sini anak belajar, dengan cara merengek atau menangis, dia tidak akan memperoleh apa-apa. Nanti ketika tangisnya sudah reda, baru Anda datangi dan tanyakan sebab rengekannya. Kalau Anda terlalu hebih atau buru-buru memberi perhatian, anak akan belajar bahwa menangis adalah cara untuk mendapatkan perhatian yang cepat dari orang-orang di sekitar.

9. Bersikap tegas dan konsisten.
Ketika anak ingin sesuatu dan Anda tidak mengizinkan, maka pertahankanlah, sekalipun anak lalu menangis dan merengek. Pasalnya, sekali Anda tidak tegas atau konsisten, anak akan belajar bahwa merengek adalah jalan untuk mendapatkan, apa yang diinginkan. Jadi, saat anak berperilaku negatif, jangan pernah terpancing. Lama-lama anak akan belajar bahwa sikapnya yang demikian tidak akan berhasil "mencuri" perhatian orangtuanya. Agar hal ini efektif sebaiknya dilakukan oleh siapa pun yang berada di lingkungan terdekat, baik itu pengasuh, kakek-nenek maupun om-tante, dan anggota keluarga lainnya.

10. Alihkan perhatian.
Ketika anak merengek, bisa juga Anda membujuknya dengan melakukan kegiatan lain yang menarik perhatiannya/disukainya, seperti membaca buku, melihat tanaman di kebun, main di halaman. Tentu, membujuknya dengan cara yang proporsional, tidak berlebihan.

11. Tidak melabel.
Melabel anak dengan kata-kata "cengeng" tidak lantas membuat anak jadi tidak cengeng. Justru sebaliknya, dengan sering diberi label, anak jadi semakin malas mengubah perilakunya. Dia akan berpikir,"Ngapain berubah jadi enggak cengeng? Aku sudah dicap sebagai anak cengeng, kok!" Jadi, hindari memberi label. Lebih baik, ubah perilaku anak ke arah positif.

12. Hindari kekerasan.

Baik kekerasan fisik (memukul) maupun nonfisik (menghardik, mencaci) harus dihindari, karena bukan menyelesaikan masalah tapi semakin menambah masalah. Anak yang dipukul belum tentu rengekannya jadi reda, biasanya malah semakin keras. Bukan efek jera yang didapat tapi pelajaran bahwa untuk menyelesaikan masalah bisa lewat kekerasan. Ingat, anak adalah peniru ulung. Apa pun yang dilakukan orangtua akan jadi model baginya.

(sumber kompasfemale / foto Ist)

Thursday, 4 October 2012

Jangan Sia-siakan Manfaat Dongeng


Pendidikan melalui dongeng sangat disukai anak-anak. Berbagai pesan mudah diterima oleh anak jika disampaikan melalui dongeng.

Pendongeng yang merupakan pendiri Kampung Dongeng, Awam Prakoso, mengatakan bahwa melalui dongeng, orangtua, guru dan anak dapat memetik banyak manfaat. Orangtua dan guru didorong untuk tidak menyia-nyiakan manfaat dongeng.

"Mendongeng dapat meningkatkan kecerdasan anak, mendongeng secara rutin sangat efektif mengakrabkan hubungan antara orangtua dan anaknya. Jadi mari kita hidupkan budaya mendongeng untuk memberikan kesan hangat di dalam keluarga kita," ungkapnya usai mendongeng di hadapan 70 siswa taman kanak-kanak dalam acara Roadshow Mendongeng Wall's Dreamy Creamy di TK Bakti Mulya 400, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Senin (24/9/2012).

Oleh karena itu, Awam menegaskan, orangtua dan guru harus berperan aktif dalam menyajikan cerita yang seru, menarik dan bisa mengajak anak-anak terlibat penuh dengan melibatkan kelima indera mereka.

"Jadi mendongeng saja. Selain menjelang tidur, ada banyak waktu dan ruang untuk membiasakan dongeng di dunia anak-anak," tambahnya.

Kampanye dongeng


Cerita dongeng yang menyenangkan mendorong anak-anak untuk mendengarkan pesan-pesan kebaikan yang terkandung di dalamnya secara ikhlas. Hal itu akan diingat sampai dewasa. Melalui kampanye mendongeng yang bertema "Menanamkan Nilai Kebaikan Sejak Dini Lebih mudah melalui Dongeng" ini, Assistant Brand Manager Wall's in Home PT. Unilever Indonesia Tbk, Kaninia Radiatni, menekankan pentingnya dongeng yang menyenangkan.

Kaninia mengungkapkan bahwa budaya dongeng di dalam keluarga dapat menjalin kebersamaan dan menimbulkan interaksi intim antara orangtua dan anak.

"Dongeng itu disukai anak-anak, sama halnya dengam es krim. Nikmati saja, masuki dunia imajinasinya. Sebab, dari sana anak-anak bisa belajar kosakata baru, belajar untuk mengekspresikan perasaan, senang sedih, marah dan sebagainya, kemudian menyerap nilai-nilai kebaikannya," tuturnya.

(sumber kompas / foto Ist)

Tuesday, 25 September 2012

Biarkan Anak Bercita-cita Sebebasnya


Ketika ditanya tentang cita-citanya, anak-anak pasti punya banyak jawaban. Beragam pekerjaan yang sering mereka lihat sehari-hari umumnya akan membuat mereka tertarik untuk melakukannya, dan tertanam dalam otaknya. Tak jarang pekerjaan seperti chef, florist, pelukis, musisi, polisi, dan lain-lain, menjadi pilihan anak-anak sebagai cita-citanya. Sayangnya, cita-cita anak sering terbentur dengan keinginan orang tua yang ingin anaknya melanjutkan studi di bidang bisnis, kedokteran, atau malah melanjutkan usaha keluarga.
"Perbedaan keinginan antara orang tua dan anak akan membuat orang tua cenderung melarang anak untuk punya cita-cita sesuai keinginan mereka," ungkap psikolog Evangeline Suaidy, MSi, dalam coaching clinic di Jakarta, beberapa waktu lalu. Padahal sebenarnya, seringkali cita-cita anak ini hanyalah sebatas keinginan yang langsung terlontar tanpa benar-benar serius diinginkan.
Para orang tua sendiri membuat pelarangan tersebut dengan berbagai alasan, termasuk masa depan yang suram dan gaji yang kecil. Namun, Eva mengungkapkan, sebaiknya orang tua tidak melarang cita-cita anak dengan alasan apa pun, terutama saat mereka masih kecil.
"Beri kesempatan mereka untuk berpikir tentang cita-cita dan keinginan mereka kelak. Karena ini akan membantu merangsang kemampuan anak untuk bisa berpikir banyak hal dan mengembangkan otak mereka," tukasnya.
Saat berpikir tentang cita-cita, mereka akan berusaha sebisa mungkin untuk mewujudkannya. Orang tua bisa menggunakan cita-cita tersebut untuk memotivasi anak dalam mewujudkan apa pun yang mereka inginkan. Eva menambahkan, hal ini akan merangsang kemampuan anak untuk berprestasi dalam belajar dan kehidupan sehari-harinya. Ketika anak dilarang memikirkan cita-citanya, mereka akan merasa dibatasi dan cenderung menjadi malas untuk berprestasi.

"Daripada melarang cita-cita anak, lebih baik orang tua mendukungnya agar si kecil bisa bahagia, dan punya kekuatan untuk menghadapi tantangan dalam mewujudkan cita-citanya," jelasnya.
Anda hanya perlu memberi penjelasan kepada anak tentang berbagai hambatan yang akan dihadapi dalam mewujudkan cita-citanya tersebut. Misalnya, untuk menjadi seorang polisi maka anak harus punya tubuh yang sehat dan kuat, sehingga perlu makan banyak sayuran dan buah.
Selain itu, dengan mengetahui cita-cita anak, justru orang tua jadi punya banyak kesempatan untuk menggali potensi anak lebih dalam, dan mendukung proses belajarnya.

(sumber kompasfemale / foto Ist)

Friday, 21 September 2012

Lima Langkah Menjadi Sang Juara


Dalam hidup, setiap orang ingin menjadi sang juara. Bukan sekadar soal menjadi lebih unggul daripada orang lain, namun ini soal cara meraih tujuan yang hendak dicapai.

Kita bisa belajar dari para atlet yang selalu berburu gelar juara berbekal semangat dan mental juara. Watak dan kepribadian atlet "sang juara" akan terlihat saat dia berjuang di medan laga. Motivator Putra Lengkong mengatakan seorang juara akan selalu memegang semangat ini.

"Setiap hari, di dalam hidup, saya mau memberikan yang terbaik dari hidup saya," katanya dalam seminar Sang Juara yang digelar mahasiswa Universitas Atmajaya, Rabu (12/9/2012) di Gedung Yustinus Lt.15, Jakarta.

Namun, ada hal-hal penting yang perlu disimak untuk bisa menjadi sang juara dalam kehidupan sehari-hari, misalnya dalam studi Anda. Berikut ini langkah-langkah untu menjadi juara.

1. Seorang juara selalu memiliki tujuan yang jelas

Putra mencontohkan sosok Florence Chadwick. Perempuan asal Amerika ini telah menetapkan tujuan yang jelas untuk menjadi perempuan pertama yang berhasil menyeberangi Selat Catalina dengan berenang. Setelah sempat menyeberangi selat Inggris, Florence sempat melawan kabut dan hiu dalam menempuh jarak renang sejauh 35 km, namun sayang kabut menghalanginya untuk menggapai pesisir Catalina. Dia pun gagal. Padahal saat itu, dia sudah mencapai jarak 33 km.

Pada tahun selanjutnya, Florence kembali menetapkan tujuannya menyeberangi Catalina. Dia menetapkan tujuan yang lebih jelas dengan sudah membayangkan melihat pesisir pulau tujuannya. Kabut yang menghadangnya pun tidak dapat membendung tujuannya. Dia berhasil.

2. Seorang juara berani membayar harga kenyamanan untuk sebuah kemajuan

Perenang Michael Phelps gusar saat wartawan mengatakan bahwa dirinya hanya beruntung saat meraih 8 medali emas pada Olimpiade 2008. Dia mengatakan prestasinya itu bukan keberuntungan, tetapi dicapai melalui kerja keras.

Saat kalian makan siang, Phelps sedang berlatih di dalam kolam renang. Saat berlibur dengan keluarga, dia juga tampak masih berlatih di sana. Saat orang lain berada dalam kenyamanan, Phelps telah menggadaikannya demi sebuah kerja keras untuk meraih kesuksesan.

3. Selalu lakukan hal yang di luar biasanya untuk berhasil

Michael Phelps mengatakan "Anda tak dapat menetapkan batasan pada apa pun" ketika ditanya tentang mencapai target kehidupan.

Kisah Vice President Citibank, Houtman Zainal Arif, juga menunjukkan karakter ini. Dia mengawali kariernya sebagai seorang office boy. Houtman selalu melakukan hal yang di luar biasanya dalam pekerjaannya, sehingga tugasnya yang hanya mengurusi kebersihan dapat diselesaikan bahkan lebih dari itu.

Dia juga mengurusi fotokopi di tahun 1960-an saat seorang office boy belum piawai melakukan tugas menggandakan data saat itu. Dia mau belajar usai menuntaskan pekerjaannya. Alhasil, dia dipercaya untuk bertugas sebagai penanggung jawab fotokopi kantor dan kembali melakukan hal yang di luar biasanya.

Usai menuntaskan pekerjaannya, dia membantu proses administrasi, seperti mengerjakan proses stempel dan hal-hal administrasi lainnya, sehingga pada satu kesempatan dia diangkat menjadi staf kantor hingga kemudian merintis karier sampai puncak sebagai vice president bank kelas dunia ini.

4. Apa yang anda fokuskan, itulah yang harus Anda dalami

Seorang juara akan fokus pada hal-hal yang membantu pencapaian impian mereka dan bukannya pada hal-hal yang menghambat pencapaian impian tersebut.Pada bagian ini, kita hanya perlu membuka diri untuk melihat kesempatan dengan lebih dalam dan lebih positif.

5. Untuk memiliki kupu-kupu di halaman dan rumah Anda, ada dua cara yang dapat dilakukan.

Pertama, dengan membawa jaring tetapi sedikit yang akan terjaring, sementara cara kedua adalah dengan membuat taman bunga sehingga kupu-kupu yang akan datang sendiri kepada Anda.

Seorang juara akan terus mengembangkan dirinya untuk memiliki cara dan kualitas yang banyak dicari oleh berbagai kalangan sehingga kesuksekan yang justru akan mendekatinya.

Jadi, Anda siap menjadi seorang juara?

(sumber kompas / foto Ist)

Wednesday, 11 July 2012

Pentas Ballet Tahunan Sarana Edukasi

Foto dan video pentas ballet di Taman Ismail Marzuki Juli 2012


















Thursday, 7 June 2012

Agar Lulus Ujian SNMPTN


Perguruan Tinggi Negeri (PTN) boleh dibilang masih menjadi pilihan utama para siswa untuk melanjutkan studi karena alasan kualitas yang unggul dan biayanya murah. Alasan gengsi juga terkadang memengaruhi mengapa banyak siswa berlomba-lomba memilih PTN.

Ada beberapa jalur pendaftaran PTN, mulai dari penelurusan minat dan kemampuan (PMDK) hingga jalur prestasi. Jalur lain yang banyak dinantikan mereka yang tidak lolos  jalur-jalur tersebut adalah seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN).

Tahun ini SNMPTN rencananya akan dilaksanakan pada 12-13 Juni 2012. Kendati risikonya tak seberat menghadapi ujian nasional, tetap diperlukan keseriusan dalam mempersiapkan diri.

Menurut Djoko Santoso, direktur jenderal pendidikan tinggi, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, untuk memprediksi tingkat kesulitan soal SNMPTN, para siswa disarankan untuk memperlajari contoh soal dari pelaksanaan SNMPTN tahun-tahun sebelumnya.

"Kuasai pelajarannya dan pelajari pola soal melalui kisi-kisi yang beredar. Karena pola soal tak pernah berubah," kata Djoko.

Seperti pengalaman Dicky Dwiantana, mahasiswa semester III jurusan ilmu politik FISIP UI. Berdasarkan pengalamannya mengikuti ujian tulis SNMPTN tahun lalu, ia banyak mempelajari soal-soal tahun sebelumnya.

Selain itu, sebaiknya siswa lebih fokus pada satu atau dua pelajaran yang dianggap sulit oleh kebanyakan orang. Dengan begitu, kita bisa merebut nilai dari pelajaran tersebut.

Untuk menguasai materi pelajaran, setiap orang memiliki durasi waktu yang berbeda. Namun beberapa mahasiswa yang diwawancara mengaku mereka tidak meluangkan waktu banyak untuk belajar.

Beberapa persiapan lain yang harus dilakukan adalah meluangkan waktu untuk beristirahat. Belajar terus menerus bisa membuat kita lelah, padahal kondisi tubuh yang fit sangat penting pada saat hari H.

Hindari pula belajar terlalu keras sehari sebelum ujian. Persiapan belajar seharusnya dilakukan jauh-jauh hari sebelumnya.

Apabila ternyata tahun ini masih belum bisa lolos SNMPTN jangan sedih. Kita bisa mencobanya tahun depan, atau mempertimbangkan untuk memilih perguruan tinggi swasta.

Selamat mencoba!!!

(Sumber Kompas / foto Ist)

Tuesday, 17 April 2012

Mengetahui Perbedaan TOEFL dan IELTS


Kemampuan berbahasa Inggris menjadi salah satu syarat utama untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri.

Untuk mengetahui tingkat kemampuan berbahasa Inggris seseorang, ada beberapa tes yang bisa dijalani. Dua di antaranya adalah Test of English as a Foreign Languange (TOEFL) dan International English Language Testing System (IELTS).

Lalu, apa sebenarnya perbedaan antara TOEFL dan IELTS?

Beda Tujuan
TOEFL
Tujuan utama dari TOEFL adalah untuk menentukan kemampuan seseorang berbicara, membaca, memahami, dan menulis dengan cukup baik untuk mengikuti perkuliahan yang berbasis bahasa Inggris. Pertanyaan-pertanyaan, bahan bacaan, dan bahan mendengarkan, semua dirancang untuk masuk ke tingkat perguruan tinggi.

IELTS
Sementara, tujuan dari IELTS adalah untuk membuktikan Anda memiliki standar tertentu dalam bahasa Inggris. Program IELTS dirancang untuk mereka yang ingin bekerja atau melanjutkan studi di luar negeri. IELTS ini diakui oleh institusi pendidikan di Inggris, Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru, Hongkong, Irlandia, Afrika Selatan, dan sejumlah badan profesional lainnya di seluruh dunia.

Beda Struktur
IELTS
Pendaftar yang mengambil tes IELTS biasanya diminta untuk melengkapi empat modul (berbicara, menulis, membaca, dan mendengarkan). Setelah itu, para pendaftar akan menerima sebuah berkas atau skor yang ditampilkan pada formulir laporan IELTS. Skor tertinggi bernilai 9, ini berarti orang tersebut benar-benar kompeten di semua bidang.

Tes mendengar dan berbicara sama pada kedua versi tes akademik dan ujian umum, tetapi untuk tes membaca dan menulis tidak. Ujian IELTS memakan waktu 2 jam 45 menit. Tes mendengarkan, membaca, dan menulis harus diselesaikan pada hari yang sama. Sedangkan tes berbicara membutuhkan waktu seminggu, sebelum atau setelah tes tertulis.

TOEFL
Sistem pendaftaran TOEFL, biasanya dapat diambil secara online atau secara langsung di tempat yang telah ditentukan. Bila diambil secara online, pendaftar memiliki waktu empat jam untuk menyelesaikan tes membaca, mendengar, menulis, dan berbicara. Setiap tes memiliki batas waktu sendiri. Tes secara langsung serupa strukturnya dengan tes online, tetapi memiliki lebih banyak pada ujian tes tertulisnya dibandingkan dengan tes berbahasa. Keduanya serupa, hanya formatnya yang berbeda.

Versi internet, TOEFL memiliki skor tertinggi 120 dan terendah 0. Sedangkan versi tercetak (secara langsung) berkisar antara skor 310 dan 577 dengan poin berbeda tiap bagian, tetapi tidak termasuk bagian menulis pada nilai akhir.

Beda standar

Untuk mendaftar program sarjana, universitas di dunia umumnya mensyaratkan skor TOEFL iBT 79-80 atau sama dengan skor 550 paper based TOEFL. Sedangkan untuk program pasca sarjana (S2 dan S3), skor yang dibutuhkan mencapai 110-115 atau setara dengan 600-650 skor based paper TOEFL.

Sementara itu untuk skor IELTS, dibutuhkan band scale dalam rentang 6.0 - 6.5 untuk program sarjana dan band scale 7.0 - 7.5 bagi peminat program pascasarjana.

Cara terbaik untuk memutuskan mana tes yang akan diambil adalah dengan mencari tahu tes mana yang mereka inginkan untuk melamar masuk ke perusahaan atau sekolah masing-masing.

Selamat mencoba!

(Berbagai sumber / foto Ist)

Jangan Anggap UN Menakutkan


Ujian nasional (UN) bagi sebagian besar siswa masih dianggap menakutkan, bahkan menjelang UN para guru dan orangtua pun merasa tertekan. Kondisi ini sebenarnya justru kontraproduktif. Sebab, perasaan tertekan itu dapat berpengaruh negatif secara fisik maupun psikologis.

Untuk sukses menghadapi UN, siswa, guru, dan orangtua perlu mengubah pola pikir bahwa UN bukanlah sesuatu yang menakutkan. "Jika UN dianggap sebagai sesuatu yang berat maka akan menjadi berat. Jika UN dianggap seperti hantu maka akan menyebabkan siapa pun ketakutan," kata Agus Nugroho Setiawan, master of trainer achievement motivation, di acara pembekalan menjelang UN kepada siswa SMK Muhammadiyah 2 Mertoyudan, Magelang, Jumat (30/3/2012).

Kepada para siswa, Agus berpesan agar menganggap ujian sebagai kebutuhan untuk mengukur kemampuan dan kompetensi diri. Sekolah juga harus menganggap ujian sebagai sarana untuk mengukur kinerja guru dan sekolah dalam menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar.

"Jika siswa, guru, dan sekolah menganggap UN sebagai sebuah kebutuhan, maka UN justru akan dinanti kehadirannya dan dihadapi dengan perasaan senang hati, tanpa tekanan, dan terbebani sehingga hasilnya jauh lebih optimal," tambah Agus.

Setelah mengubah pola pikir, diperlukan niat dan keyakinan bahwa setiap siswa mampu mencapai kesuksesan tersebut. Hal ini akan memberikan energi positif dan semangat. Dukungan dari guru, sekolah, dan orangtua akan sangat membantu siswa dalam hal ini.

Selain itu, untuk mencapai kesuksesan, siswa harus mempunyai tujuan dan target yang jelas karena tujuan akan memberikan arah dan jalan. "Jika tujuan akhir siswa adalah lulus UN dengan nilai yang baik, maka tujuan tersebut akan memberikan arah dan jalan," tambahnya.

Selanjutnya, jika tujuan akhir sudah ditetapkan, maka diperlukan pengelolaan waktu yang baik agar siswa lebih fokus. "Pengalaman dalam kehidupan sehari-hari menunjukkan, orang-orang besar dapat mencapai kesuksesan karena mampu mengelola waktu dengan baik dan fokus untuk mencapai impiannya tersebut," lanjut Agus.

Agus juga menegaskan agar tidak hanya melihat kesuksesan orang. "Sering kali kita hanya melihat kesuksesan orang hanya pada hasil akhirnya saja, kita sering lupa bagaimana perjuangan orang tersebut untuk mencapai sukses," katanya.

(Berbagai sumber / foto Ist)

Tuesday, 27 March 2012

Penerbitan Visa Pelajar Inggris Diperketat


Lebih dari 50.000 migran diperkirakan telah menyalahgunakan aturan visa pelajar untuk bekerja di Inggris.

Dalam laporan yang disusun oleh pemantau Whitehall menyebutkan dalam sistem yang diperkenalkan sejak 2009 ini sebenarnya telah diatur, setiap pelajar harus disponsori oleh sebuah perguruan tinggi yang memiliki lisensi dan tidak dapat pindah tanpa izin.

Tetapi Kantor Audit Nasional menemukan pengawasan dalam pelaksanaan aturan itu tidak berjalan.

Kantor audit mengatakan di tahun pertama pelaksanaannya, sekitar 40.000 - 50.000 orang boleh memasuki Inggris lebih banyak untuk bekerja dibandingkan belajar.

"Agen tidak mengecek apakah mereka yang masuk ke Inggris itu hadir di perguruan tinggi atau tidak," tambahnya.

Laporan itu juga menyebutkan : "Agen hanya melakukan sedikit upaya pencegahan dan melacak pelajar yang memperpanjang ijin tinggal atau bekerja dengan melanggar visa mereka karena agen menempatkan mereka sebagai prioritas bawah dibandingkan imigran ilegal dan pencari suaka yang gagal."

Agen telah mengeluarkan 2.700 pelajar sejak 1 April 2009, tetapi kantor audit mengatakan upaya menarik pulang para pelajar yang masih berada di Inggris berjalan lambat. Artinya, dalam banyak kasus, tim penegak hukum tidak dapat menahan pelajar yang bekerja dan tidak bersekolah.

Tanggung jawab universitas

Kementerian Dalam Negeri mengatakan aturan baru yang ketat akan mengurangi jumlah visa pelajar.

Sistem pemberian visa pelajar yang ada sebelumnya tidak memberikan batasan jumlah sekolah yang dapat dimasuki oleh pelajar non Eropa dan mereka pun bebas untuk pindah tanpa melapor kepada Agen Perbatasan Inggris.

Peraturan pengganti itu yang diusulkan oleh pemerintah, menyebutkan setiap pelajar harus disponsori oleh institusi pendidikan yang berlisensi oleh agen dan tidak dapat mengubah perguruan tinggi tanpa mendaftar. Perguruan tinggi juga bertanggung jawab untuk menilai tujuan para pelajar melanjutkan pendidikan.

Menteri Imigrasi Damian Green mengatakan, "Pemerintah telah memperkenalkan reformasi radikal untuk mencegah penyalahgunaan visa.

"Ini termasuk aturan baru yang ketat untuk bahasa Inggris, hak bekerja dan penanggung memastikan hanya pelajar yang sah bisa tinggal di Inggris."

Dia menambahkan, "Kebijakan ini mulai terasa, kami telah melihat penurunan jumlah visa pelajar di pertengahan tahun 2011, dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2010."

Kepala eksekutif Universitas Inggris Nicola Dandridge mengatakan "kemajuan yang baik" telah memperketat sistem.

Dia menambahkan, "Penyalahgunaan visa dalam kaitannya dengan universitas di Inggris sangat kecil dibandingkan dengan sektor pendidikan yang lain dan universitas-universitas bermokitmen untuk menurunkannya di masa mendatang."

(Sumber Kompas / foto Ist)

Siswa Miskin tapi Cerdas Berhak Kuliah


Untuk anda yang ingin berkuliah namun tidak memiliki biaya, tidak perlu khawatir. karena pemerintah telah menyediakan beasiswa bagi siswa cerdas yang berasal dari keluarga tidak mampu untuk melanjutkan kuliahnya. Beasiswa tersebut tersedia dalam program bantuan biaya pendidikan bidik misi.

Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) Bidang Pendidikan Prof Musliar Kasim dalam acara dialog dengan 200 siswa SMA atau sederajat di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Senin (26/3).

"Tidak ada alasan bagi siswa cerdas dari keluarga tidak mampu untuk tidak bisa kuliah, pemerintah akan beri beasiswa," kata Musliar.

Musliar mengatakan, bidik misi yang merupakan singkatan dari Beasiswa Pendidikan Bagi Mahasiswa Berprestasi, yang dikhususkan untuk mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu dan memiliki prestasi yang baik dan konsisten semasa sekolah di jenjang SMA.
   
Beasiswa bidik misi ini diberikan sejak pertama kali calon mahasiswa mendaftar sebagai mahasiswa. Jika ia lulus, maka beasiswa ini menjadi salah satu bantuan khusus untuk meringankan biaya kuliah.
   
Pada 2012, diberikan kesempatan kepada 30.000 mahasiswa untuk mendapatkan bantuan pendidikan. Jumlah yang diterima oleh penerima beasiswa bidik misi adalah Rp 600.000/bulan, atau Rp 2,4 juta/semester.
   
Persyaratan pendaftaran program Bidik Misi siswa SMA/SMK/MA/MAK atau sekolah sederajat lainnya yang akan lulus pada 2012, lulusan 2011 yang bukan penerima bidik misi dan tidak bertentangan dengan ketentuan penerimaan mahasiswa baru di masing- masing Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
   
Selain itu, usia paling tinggi pada saat mendaftar yakni 21 tahun, kurang mampu secara ekonomi yang ditandai dengan pendapatan kotor gabungan orangtua/wali sebesar-besarnya Rp 3 juta/bulan, pendapatan kotor gabungan orangtua/wali dibagi jumlah anggota keluarga sebesar-besarnya Rp 600 ribu/bulan, dan pendidikan orang tua/wali setinggi-tingginya Strata 1 (S1) atau Diploma 4.
   
"Jalurnya dapat melalui jalur undangan dan ujian tulis. Anda semua dapat memahami dan memanfaatkan program bantuan beasiswa ini, sesuai persyaratan yang ada," ujar mantan Rektor Universitas Andalas itu.
   
Untuk peserta Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) jalur ujian tulis dan seleksi mandiri, harus memiliki potensi akademik memadai, yaitu masuk dalam 30 persen terbaik di sekolah untuk semester 4 dan 5 bagi yang akan lulus tahun 2012 atau semester 5 dan 6 bagi lulusan tahun 2011.
   
Sedangkan SNMPTN jalur undangan hanya diperuntukkan bagi yang akan lulus pada 2012 serta memiliki prestasi akademik tinggi dan konsisten berdasarkan pemeringkatan oleh kepala sekolah, yaitu masuk dalam peringkat terbaik di sekolah yang sama pada semester 3, 4 dan 5 dengan ketentuan berdasarkan akreditasi (akreditasi sekolah untuk SMA dan MA atau akreditasi jurusan/bidang keterampilan untuk SMK dan MK).

"Khusus SNMPTN jalur tulis, jika masuk 10 besar tetapi tidak mampu membiayai kuliah, silahkan lapor Pak Rektor karena akan dijamin oleh pemerintah dengan program beasiswa Bidik Misi itu," ujar Musliar.
    
Kemdikbud melalui Ditjen Dikti pada tahun anggaran 2012 menganggarkan Rp1,56 triliun lebih untuk bantuan biaya pendidikan dan beasiswa.

(Sumber Kompas / foto Ist)

Thursday, 22 March 2012

Berbagai Peninggalan Einstein Dipublikasikan


Untuk pertama kalinya, masyarakat luas akan bisa melihat lebih dekat sosok fisikawan paling terkenal di dunia Albert Einstein. Hal ini dimungkinkan setelah Univeristas Hebrew, Jerusalem memublikasikan berbagai peninggalan ilmuwan tersebut.

Peninggalan Einstein mulai dari coretan-coretannya termasuk tulisan yang menjelaskan soal rumus E=mc2 miliknya akan bisa dilihat melalui internet. Tidak hanya itu, surat cinta yang ditulis tangan sang ilmuwan kepada kekasihnya juga bisa dilihat.

"Pengetahuan bukan untuk disembunyikan namun untuk dibuka," jelas Ben Sasson, Presiden Universitas Hebrew.

Einstein lahir di Ulm, Kerajaan Württemberg, Jerman, 14 Maret 1879. Ia meninggal di Princeton, New Jersey,  Amerika Serikat, 18 April 1955 pada usia 76 tahun.

Namanya dikenal setelah mengemukakan teori relativitas. Ia dianugerahi Penghargaan Nobel dalam Fisika pada 1921 untuk penjelasannya tentang efek fotolistrik dan pengabdiannya bagi Fisika Teoretis.

(Sumber Media Indonesia / foto Ist)

Wednesday, 21 March 2012

Guru Diharapkan Lebih Inovatif dalam Mengajar


Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Marsudi Suud mengatakan, upaya meningkatkan mutu pendidikan nasional terancam gagal. Pasalnya banyak tenaga pendidik yang enggan melakukan inovasi pada metode pembelajaran dan menguasai teknologi pendidikan.

"Banyak guru yang kurang memahami cara berinovasi, itulah mengapa rencana pemerintah meningkatkan mutu pendidikan terancam gagal," kata Marsudi Suud dalam diskusi pendidikan bertajuk "Peningkatan Mutu Pendidikan Melalui Inovasi Teknologi Pendidikan, di gedung PBNU, Jakarta, Rabu (21/3/2012).

Ia menjelaskan, rendahnya pemahaman guru akan pentingnya inovasi pendidikan akhirnya melahirkan metode pembelajaran yang konvensional. Metode pembelajaran itu, dinilainya terlalu monoton, tidak kreatif dan tidak sesuai dengan perkembangan jaman.

Salah satu contohnya, kata dia, dapat terlihat dari pelaksanaan Ujian Nasional (UN). Sejumlah daerah, khususnya daerah marjinal belum mampu menghasilkan nilai UN yang baik dan kredibel.

"Kalau cara belajar mengajarnya monoton, siswa jadi ngantuk. Guru juga ikut-kutan ngantuk," ujarnya.

Padahal, dia melanjutkan, sejarah telah mencatat jika metode pembelajaran seperti story telling (bercerita), penggunaan alat peraga dan metode pelajaran lain yang sejenis dapat memberikan hasil yang jauh lebih efektif. Termasuk dalam meningkatkan mutu pendidikan itu sendiri.

"Dalam sejarah, Rasul sebagai living legend of education itu banyak menjelaskan tentang bagaimana menciptakan pembelajaran yang baik. Guru harus bisa bercerita. Jika diperlukan, maka alat peraga menjadi wajib," pungkasnya.

(Sumber Kompas / foto Ist)


Baca dan Berhitung Bukan Porsi PAUD


Kesadaran memberikan pendidikan bagi anak-anak usia dini kini semakin berkembang. Berbagai sekolah berlomba-lomba menerapkan berbagai metode pendidikan untuk anak usia dini. Namun, orangtua sebaiknya lebih bijaksana memilih metode pendidikan yang tepat.

Menurut Ketua Komisi Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait, anak-anak berusia balita (bawah lima tahun) yang mengikuti pendidikan anak usia dini (PAUD) seharusnya tidak diberikan pendidikan baca tulis dan hitung (calistung).

"Kurikulum buat PAUD itu seharusnya didesain lebih pada sosialisasi pendidikan kepada anak, seperti berkenalan kepada temannya, bagaimana berinteraksi dan sosialisasi; bukan calistung. Berhitung itu seharusnya dimulai dari kelas I SD," ungkapnya dalam acara media edukasi bertajuk "Mengenali Gejala Stres pada Anak" yang diadakan oleh lembaga konseling Personal Growth, Selasa (20/3/2012) di Jakarta.

Dengan diajarkannya calistung pada PAUD ini, ia menilai anak-anak menjadi stres. Demikian pula dengan orangtua dan gurunya yang ikut stres, dan akan berdampak ketika menghadapi ujian nasional.

"Anak kita yang PAUD tidak bisa baca tulis, orangtuanya stres karena tidak bisa memasukkannya ke SD. Begitu seterusnya karena tidak sesuai grade. Ini dikarenakan sistem kurikulumnya memaksa anak harus bisa baca tulis," paparnya.

Kurikulum seperti itu, katanya, seperti sistem target yang harus diselesaikan. Seharusnya sistem pendidikan menggunakan sistem yang dapat membuat anak didik nyaman dan senang saat belajar.

"Kalau sekarang, misalnya, ketika guru tidak bisa hadir di kelas, anak-anak senang. Tidak merasa seperti ada yang kurang. Di sinilah salahnya," lanjutnya.

Menurut psikolog Ratih Ibrahim, seharusnya di setiap keluarga terbangun sebuah kesadaran bahwa pendidikan bukan hanya dari sekolah. Alternatif pendidikan itu bisa disediakan oleh orangtua.

"Sebetulnya, paling penting, itu disediakan oleh orangtua karena mereka kenal dengan baik psikologis perkembangan anaknya," ujar Ratih yang juga Direktur Personal Growth, dalam acara yang sama.

Dengan demikian, kata Ratih, kalau orangtua percaya diri akan anaknya dan gaya mendidik mereka, maka anak akan menemukan potensi mereka. "Ini yang tidak bisa diukur dengan nilai," katanya.

(Sumber Kompas / foto Ist)

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More